Manajemen Klinis Tuberkulosis Paru Resistan Obat pada Lansia: Studi Kasus di Instalasi Rawat Inap RSUD Prof. Dr. Aloei Saboe

Penulis

  • Dizky R. Papeo Universitas Negeri Gorontalo
  • Tita Arikah Aulia Universitas Negeri Gorontalo
  • Siti Dinarti Husain Universitas Negeri Gorontalo
  • Selviana Selviana Universitas Negeri Gorontalo
  • Jhuandaniel Piator Pangaribuan Universitas Negeri Gorontalo
  • Alvionita B. Anwar Universitas Negeri Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.53861/lontarariset.v7i1.644

Kata Kunci:

Tuberkulosis resistan obat, manajemen klinis, Lansia, Reaksi Obat Tidak Dikehendaki

Abstrak

Tuberkulosis paru resistan obat (TB-RO) merupakan bentuk TB yang sulit ditangani karena resistan terhadap minimal rifampisin dan isoniazid, sehingga memerlukan terapi lini kedua yang kompleks. Kondisi ini sering disertai berbagai komplikasi yang memperberat perjalanan penyakit. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi pengobatan TB-RO dengan komplikasi. Studi kasus retrospektif ini menggunakan data rekam medis seorang pasien perempuan berusia 63 tahun dengan riwayat TB tahun 2020 yang kini didiagnosis relaps TB-RO disertai komplikasi hipertensi, anemia, dan insomnia. Diagnosis TB-RO ditegakkan melalui tes cepat molekuler yang menunjukkan hasil positif terhadap Mycobacterium tuberculosis dengan resistensi rifampisin. Terapi awal mencakup pemberian antibiotik lini kedua, transfusi darah, serta penanganan gejala suportif. Setelah dua kali hasil positif, pasien memulai terapi obat anti-tuberkulosis (OAT) lini kedua sesuai standar MDR-TB. Hasil evaluasi menunjukkan adanya perbaikan kadar hemoglobin pasca transfusi, meskipun keluhan sesak napas masih berlanjut. Kesimpulannya, penatalaksanaan TB-RO dengan komplikasi memerlukan pendekatan multidisiplin yang disesuaikan dengan kondisi klinis pasien.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Abay, F., Yalew, A., Shibabaw, A., & Enawgaw, B. (2018). Hematological Abnormalities of Pulmonary Tuberculosis Patients with and without HIV at the University of Gondar Hospital, Northwest Ethiopia: A Comparative Cross-Sectional Study. Tuberculosis Research and Treatment, 2018, 1–6. https://doi.org/10.1155/2018/5740951

Admassu, F., Abera, E., & Gizechew, A. (2022). Risk factors of multidrug resistant tuberculosis among patients with tuberculosis at selected multidrug resistance treatment initiative centres in southern Ethiopia: a case-control study. BMJ Open, 1–6.

Devina Esmeralda, N., & Amelia Chozie, N. (2015). Laporan kasus berbasis bukti Efektivitas Premedikasi untuk Pencegahan Reaksi Transfusi Evidence base case report Effectiveness of Premedication in Preventing Blood Transfusion Reaction (Vol. 17, Issue 4).

Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo. (2021). Analisis Determinan Kejadian Tuberkulosis: Data Wilayah Kerja Puskesmas Tilango, Kabupaten Gorontalo.

Fei, C. M., Zainal, H., & Hyder Ali, I. A. (2018). Evaluation of adverse reactions induced by anti-tuberculosis drugs in hospital Pulau Pinang. Malaysian Journal of Medical Sciences, 25(5), 103–114. https://doi.org/10.21315/mjms2018.25.5.10

Herawati, C., Nur Abdurakhman, R., Rundamintasih, N., & Studi Kesehatan Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Cirebon, P. (2020). Peran Dukungan Keluarga, Petugas Kesehatan dan Perceived Stigma dalam Meningkatkan Kepatuhan Minum Obat pada Penderita Tuberculosis Paru. In Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (Vol. 15, Issue 1). https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/jkmi

Intan Setiani, N., Fajarini, H., Ferry Balfas, R., Studi DIII Farmasi, P., Ilmu Kesehatan, F., Muhadi Setiabudi, U., Brebes, K., & Jawa Tengah, P. (2023). MOTEKAR: Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur Pola Penggunaan Obat Tuberkulosis Resisten Obat pada Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit Umum Daerah Brebes. Novita Intan Setiani, 1(2).

Jaryah Bahrir, A. (2019). Penyalahgunaan Obat Kodein dan Tahapan Pembuktiannya: Tiga Laporan Kasus Codeine-Associated Drug Abuse and How The Investigation Stages: Three Case Report.

Kementerian Kesehatan RI. (2020). Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Tuberkulosis. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

Lange, C., Dheda, K., Chesov, D., Mandalakas, A. M., Udwadia, Z., & Horsburgh, R. (2019). Management of drug-resistant tuberculosis. In www.thelancet.com (Vol. 394). www.thelancet.com/

Maulidar, R., Nurjannah, N., Adamy, A., & Iskandar, I. (2021). Pengaruh Pemberian Obat Anti Tuberkulosis Dengan Vitamin D Terhadap Perubahan BTA Pada Penderita Tuberkulosis Paru Di Kabupaten Pidie. Jurnal SAGO Gizi Dan Kesehatan, 2(1), 25. https://doi.org/10.30867/gikes.v2i1.442

Mocan, M., & Blaga, S. N. (2016). Severe Hyponatremia due to Levofloxacin Treatment for Pseudomonas aeruginosa Community-Acquired Pneumonia in a Patient with Oropharyngeal Cancer. Case Reports in Medicine, 2016. https://doi.org/10.1155/2016/5434230

Puspita, A. F., & Nurchayati, S. (2024). Hubungan Lama Pengobatan Dengan Tingkat Depresi Pada Pasien TB MDR.

Radiah, N., Arista Pratama, I., & Pahmi, K. (2023). Studi Penggunaan NSAID (Nonsteroidal Anti Inflamantory Drugs) Pasien Osteoarthritis Usia Lanjut di Rumah Sakit X Sumbawa Barat. Journal Syifa Sciences and Clinical Research, 5(3). https://doi.org/10.37311/jsscr.v5i3.23723

Septia, A., Rahmalia, S., & Sabrian, F. (2018). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Penderita Tb Paru.

Sinjal, J., Wiyono, W., & Mpila, D. (2018). Identifikasi Drug Related Problems (Drps) Pada Pasien Congestive Heart Failure (Chf) Di Instalasi Rawat Inap Rsup Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. In PHARMACON Jurnal Ilmiah Farmasi-UNSRAT (Vol. 7, Issue 4).

World Health Organization. (2016). Monitoring Health For The SDGS.

World Health Organization. (2022). Global Tuberculosis report 2022. http://apps.who.int/bookorders.

World Health Organization. (2024). Global Tuberculosis Report 2024.

Xi, Y., Zhang, W., Qiao, R. J., & Tang, J. (2022). Risk Factors For Multidrug-Resistant Tuberculosis: A Worldwide Systematic Review And Meta-Analysis. In PLoS ONE (Vol. 17, Issue 6 June). Public Library of Science. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0270003

Diterbitkan

2026-01-15

Cara Mengutip

Papeo, D. R., Aulia, T. A., Husain, S. D., Selviana, S., Pangaribuan, J. P., & Anwar, A. B. (2026). Manajemen Klinis Tuberkulosis Paru Resistan Obat pada Lansia: Studi Kasus di Instalasi Rawat Inap RSUD Prof. Dr. Aloei Saboe. Lontara Journal of Health Science and Technology, 7(1), 145–155. https://doi.org/10.53861/lontarariset.v7i1.644

Terbitan

Bagian

Artikel Ulasan