Teman Sebaya dan Paparan Media Sosial dengan Perilaku Konsumsi Jajanan Sehat Pada Anak Usia Sekolah
DOI:
https://doi.org/10.53861/lontarariset.v7i1.605Kata Kunci:
pengaruh teman sebaya, paparan media sosial, perilaku konsumsi jajanan sehat, anak usia sekolahAbstrak
Pangan jajanan anak sekolah (PJAS) merupakan makanan dan minuman yang dikonsumsi anak selama di sekolah dan dapat dipengaruhi oleh faktor sosial di sekitarnya. Teman sebaya dan media sosial merupakan dua faktor yang dapat membentuk kebiasaan konsumsi jajanan sehat pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara teman sebaya dan paparan media sosial dengan perilaku konsumsi jajanan sehat pada siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel sebanyak 43 siswa kelas 6A di SDN Palumbonsari II, Karawang, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki hubungan teman sebaya yang baik (74,4%) dan terpapar media sosial (81,4%). Namun, hasil uji chi-square menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan signifikan antara teman sebaya dengan perilaku konsumsi jajanan sehat (p = 0,434) maupun antara paparan media sosial dengan perilaku konsumsi jajanan sehat (p = 0,826). Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan yang signifikan antara teman sebaya dan paparan media sosial dengan perilaku konsumsi jajanan sehat pada siswa SDN Palumbonsari II.
Unduhan
Referensi
Amalia, S. N. I., Octaria, Y. C., Maryusman, T., & Imrar, I. F. (2023). The Associations Between Social Media Use with Eating Behavior, Physical Activity, and Nutrition Status among Adolescents in DKI Jakarta. Amerta Nutrition, 7(2SP), 193–198. https://doi.org/10.20473/amnt.v7i2SP.2023.193-198
Arisdanni, H., & Buanasita, A. (2018). Hubungan Peran Teman, Peran Orang Tua,Besaran Uang Saku dan Persepsi Terhadap Jajanan Dengan Kejadian Gizi Lebih Pada Anak Sekolah (Studi di SD Negeri Ploso 1/172 Kecamatan Tambaksari Surabaya Tahun 2017). Amerta Nutrition, 2(2), 189. https://doi.org/10.20473/amnt.v2i2.2018.189-196
Ashara, R., Wahab, A., Siregar, A., Andini, J., Fajri, M., Faisal, M., Maulana, I., Aripin, M. S., Sari, P. A., Octaviano, A., & Kom, M. (2022). Penyuluhan Penggunaan Sosial Media Yang Sehat dan Aman Terhadap Siswa SD Negeri Pamulang Timur 01. 3, 398–400.
Badriyah, L. U., Ekaningrum, A. Y., & Khulaidah, F. R. (2024). Hubungan Pengetahuan Gizi, Keterpaparan Iklan Media Sosial Dan Peer Group Support Terhadap Pemilihan Makanan Sehat Pada Remaja Sman 9 Tangerang Tahun 2023. The Journal of Nutrition and Culinary, 5(2).
Kementerian Kesehatan RI. (2018). Survei Konsumsi Pangan. Jakarta (ID): Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian RI.
Lindawati. (2019). Pengaruh Teman Sebaya Terhadap Perilaku Jajan Sehat. Medikes (Media Informasi Kesehatan), 6(1), 61–68.
Muhimah, H., & Farapti, F. (2023). Ketersediaan dan Perilaku Konsumsi Makanan Jajanan dengan Status Gizi pada Anak Sekolah Dasar. Media Gizi Kesmas, 12(1), 575–582. https://doi.org/10.20473/mgk.v12i1.2023.575-582
Rahmasari, F. A., Ismah, Z., & Agustina, D. (2024). Hubungan Teman Sebaya dan Paparan Media Sosial dengan Perilaku Fast Food Pada Siswa. MAHESA : Malahayati Health Student Journal, 4(8), 3105–3119. https://doi.org/10.33024/mahesa.v4i8.15555
Rahmawaty, S., Tamba, E. H., & Usiono. (2025). Peran Media Sosial dalam Meningkatkan Kesadaran Kesehatan Masyarakat. Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia, 2(2), 278–281.
Widianingtyas, S. I., & Dinda, Y. (2022). Pengaruh Teman Sebaya dengan Perilaku Jajan pada Anak Usia Sekolah. Adi Husada Nursing Journal, 8(1), 22. https://doi.org/10.37036/ahnj.v8i1.211
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Rika Apriani Pitaloka, Milliyantri Elvandari, Linda Riski Sefrina

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Lontara Journal Of Health Science And Technology is licensed under Creative Commons.
The journal allows the author to hold the copyright of the article without restrictions.
The journal allows the author(s) to retain publishing rights without restrictions.
The legal formal aspect of journal publication accessibility refers to Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0).
The Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0) license allows re-distribution and re-use of a licensed work on the conditions that the creator is appropriately credited and that any derivative work is made available under “the same, similar or a compatible license”. Other than the conditions mentioned above, the editorial board is not responsible for copyright violations.




