Hubungan Emotional Regulation dengan Kejadian Bullying pada Remaja

Penulis

  • Anggriyan Benny Ardiansyah Universitas Muhammadiyah Lamongan
  • Siti Sholikhah Universitas Muhammadiyah Lamongan
  • Inta Susanti Universitas Muhammadiyah Lamongan

DOI:

https://doi.org/10.53861/lontarariset.v7i1.620

Kata Kunci:

Bullying, Emotional regulation, Remaja

Abstrak

Fenomena bullying di lingkungan sekolah masih menjadi masalah serius yang berdampak negatif terhadap perkembangan psikologis remaja. Regulasi emosi (emotional regulation) berperan penting dalam mengendalikan perilaku agresif yang dapat memicu bullying. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara emotional regulation dengan kejadian bullying pada remaja. Desain penelitian menggunakan metode analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 90 siswa kelas VII diambil dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner tertutup, dan analisis data menggunakan uji Spearman Rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat emotional regulation tinggi (70%) dan kejadian bullying yang rendah (56,7%). Terdapat hubungan signifikan antara emotional regulation dan kejadian bullying dengan nilai p = 0,016 dan nilai koefisien korelasi rₛ = -0,253 yang menunjukkan arah hubungan negatif dan kekuatan korelasi cukup. Artinya, semakin baik kemampuan regulasi emosi remaja, maka semakin rendah tingkat keterlibatannya dalam bullying. Temuan ini memperkuat pentingnya pengembangan keterampilan regulasi emosi sebagai upaya preventif terhadap perilaku bullying di sekolah. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menambahkan variabel eksternal lain seperti pengaruh keluarga atau teman sebaya.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Biografi Penulis

Anggriyan Benny Ardiansyah, Universitas Muhammadiyah Lamongan

mahasiswa keperawatan di universitas muhammadiyah lamongan

Siti Sholikhah, Universitas Muhammadiyah Lamongan

dosen keperawatan di universitas muhammadiyah lamongan

Inta Susanti, Universitas Muhammadiyah Lamongan

dosen keperawatan di universitas muhammadiyah lamongan

Referensi

Cahyono, T. N. E. (2019). Pengaruh Bullying Terhadap Kepercayaan Diri Mahasiswa Fakultas Psikologi UIN Malang. Carbohydrate Polymers, 6(1), 5–10.

Darmawan, D. (2017). Bullying phenomena in school setting. Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran, 1(2), 223185.

Deni, A. U., & Ifdil. (2016). Konsep kepercayaan diri remaja putri. Amandha, 2(2), 43–52. Retrieved from https://jurnal.iicet.org/index.php/j-edu/article/view/72

Gross, J. J. (2013). Handbook of emotion regulation. Guilford publications.

Hidayati, L. N., & Amalia, R. (2021). Psychological Impacts on Adolescent Victims of Bullying: Phenomenology Study. Media Keperawatan Indonesia, 4(3), 201. https://doi.org/10.26714/mki.4.3.2021.201-207

Hilaliyah1, N., Darmawan2, A. I., Suryati3, & Article. (2024). Hubungan antara regulasi emosi dengan bullying pada remaja siswa kelas VII di SMPN 1 Imogiri Yogyakarta, 1(1), 1–6.

Ikasari, A., & Kristiana, I. F. (2018). Hubungan antara regulasi emosi dengan stres pengasuhan ibu yang memiliki anak cerebral palsy. Jurnal Empati, 6(4), 323–328.

Listiana, I. (2019). Regulasi Emosi pada Remaja Laki-laki dan Perempuan. Marwah: Jurnal Perempuan, Agama Dan Jender, 18(1), 87-.

Lusiana Pangestu, E. (2022). Hubungan Bullying dengan Perkembangan Psikososial Remaja di SMPN 2 Kawedanan Magetan. Universitas Muhammadiyah Ponorogo.

Maryati, M. (2022). Verbal Bullying In Students at School. Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series, 5(6), 177–182.

Moh Anang Zulqurnain, & Mohammad Thoha. (2022). Analisis Kepercayaan Diri Pada Korban Bullying . Edu Consilium: Jurnal Bimbingan Dan Konseling Pendidikan Islam, 3(2), 69–82. https://doi.org/10.19105/ec.v3i2.6737

Novitasari, N. E., & Laili, N. (2021). Hubungan Efikasi Diri dan Regulasi Emosi dengan Stress Akademik pada Mahasiswa Tingkat Akhir di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Dan Konseling Islam, 8(1), 141–158.

Nursalam, N. (2016). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Salemba Medika.

Prasetio, N., Daud, M., & Hamid, A. N. (2021). Hubungan Regulasi Emosi dengan Bullying pada Siswa Kelas XII SMA Negeri 2 Makassar. JIVA : Journal of Behavior and Mental Health, 2(1), 144–154. https://doi.org/10.30984/jiva.v2i1.1527

Pratiwi, M. P., Setiady, I., & Fitriani, N. (2021). Hubungan kejadian bullying dengan self-esteem (harga diri) dan resiliensi pada remaja. Alauddin Scientific Journal of Nursing, 2(2), 84–92.

Putri, R. R., & Lestari, S. (2022). Hubungan Antara Regulasi Emosi, Harga Diri Dan Perilaku Kekerasan Dalam Berpacaran Pada Mahasiswa. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Safaria, T., & Suyono, H. (2020). The Role of Parent-Child Relationship, School Climate, Happiness, and Empathy to Predict Cyberbullying Behavior. International Journal of Evaluation and Research in Education, 9(3), 548–557.

Sari, A. K., Rohman, U., & Prayogo, P. (2023). Hubungan antara Regulasi Emosi dan Kontrol Diri dengan Perilaku Bullying pada Siswa Kelas X Sekolah Menengah Kejuruan di Kabupaten Lamongan. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(11), 8730–8736. https://doi.org/10.54371/jiip.v6i11.2676

Wauran, R. B., Tiwa, T. M., & Narosaputra, D. A. N. (2021). Psikopedia Vol . 2 No . 4 Desember 2021 Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Terhadap Kecerdasan Emosional Remaja di Sekolah Menengah Pertama Advent Parepei. Jurnal Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, 2(4), 325–334.

Widianingtyas, S. I., & P, I. F. (2023). Faktor Kedekatan Teman Sebaya Dengan Perilaku Bulying Pada Remaja. Jurnal Keperawatan, 12(2), 8–17. https://doi.org/10.47560/kep.v12i2.536

Widuri, E. L. (2019). Regulasi emosi dan resiliensi pada mahasiswa tahun pertama. Humanitas, 9(2), 147.

Diterbitkan

2026-01-15

Cara Mengutip

Ardiansyah, A. B., Sholikhah, S., & Susanti, I. (2026). Hubungan Emotional Regulation dengan Kejadian Bullying pada Remaja. Lontara Journal of Health Science and Technology, 7(1), 100–109. https://doi.org/10.53861/lontarariset.v7i1.620

Terbitan

Bagian

Artikel penelitian