PROFIL JUMLAH LEUKOSIT PADA IBU HAMIL DENGAN METODE IMPEDANSI
DOI:
https://doi.org/10.53861/jmed.v10i2.463Keywords:
Leukosit, Ibu Hamil, Trimester 3Abstract
Leukosit merupakan jenis sel darah yang mempunyai peran penting dalam sistem kekebalan tubuh. Peningkatan jumlah leukosit dapat bersifat fisiologis dan patologis, peningkatan fisiologis disebabkan oleh kehamilan sedangkan peningkatan patologis dapat disebabkan oleh infeksi bakteri, virus atau jamur, dan gangguan metabolik. Peningkatan leukosit pada ibu hamil disebabkan oleh stres fisiologis yang menyebabkan hormon kortisol dari kelenjar adrenal meningkat sehingga dapat merangsang sumsum tulang untuk memproduksi sel darah putih dan respon inflamasi yang terjadi selama kehamilan karena adanya reaksi yang diberikan tubuh sebagai sistem kekebalan. Pada masa kehamilan trimester ketiga ibu hamil akan mengalami ketidaknyamanan fisik dan gerakan janin yang akan menggangu istrahat ibu hamil sehingga bisa menurunkan sistem kekebalan tubuh ibu hamil. Metode penelitian ini menggunakan observasi laboratorik bersifat dekstriptif yang bertujuan untuk melihat gambaran jumlah leukosit pada ibu hamil. Dengan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Sebanyak 30 sampel darah vena yang diperoleh dari ibu hamil trimester 3 dengan rata – rata jumlah sel leukosit 9.916 sel/μL. Hasil yang didapatkan terdapat 13 responden atau presentase 43% dengan jumlah leukosit meningkat dan 17 responden atau presentase 57% dengan jumlah leukosit yang normal. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ibu hamil dapat beresiko terjadinya stres fisiologis yang ditandai dengan meningkatnya jumlah leukosit.
Downloads
References
Ayu, S. et al. (2023) “Penerapan Gym Ball Terhadap Nyeri Punggung Pada Ibu Hamil Trimester III di Wilayah Kerja Puskesmas Ganjar Agung Kota Metro Tahun 2022. Jurnal Cendikia Muda, 3(4), p. 2023. Available at: https://jurnal.akperdharmawacana.ac.id/index.php/JWC/article/view/508 (Accessed: December 14, 2025).
Dockree, S. et al. (2021) “White Blood Cells in Pregnancy: Reference Intervals for Before and After Delivery,” EBioMedicine, 74. Available at: https://doi.org/10.1016/j.ebiom.2021.103715.
Herlinadiyaningsih and Utami, D. (2018) “Hubungan Kadar Leukosit Terhadap Kejadian Ketuban Pecah Dini di Blud Rumah Sakit Dr. Doris Sylvanus Palangka Raya Tahun 2018,” Avicenna Journal of Health Research, 1(2), pp. 27–37.
Hermawati, A.H., Puspitasari, E. and Milasari, D.Y. (2021) “Review: Perbedaan Kadar Hemoglobin Menggunakan Hematologi Analyzer dan Spektrofotometer pada Ibu Hamil,” Borneo Journal of Medical Laboratory Technology, 3(2), pp. 206–212. Available at: https://doi.org/10.33084/bjmlt.v3i2.2388.
Hidayah, L., Sayekti, S. and Hani, I.M. (2020). Pemeriksaan Indeks Eritrosit pada Ibu Hamil dengan Anemia (Studi di Puskesmas Cukir Jombang), Jurnal Insan Cendekia.
Li, A. et al. (2017) “Establishment of Reference Intervals for Complete Blood Count Parameters During Normal Pregnancy in Beijing,” Journal of Clinical Laboratory Analysis, 31(6). Available at: https://doi.org/10.1002/jcla.22150.
Muhimmah, I., Sahriani and Fitriyati, Y. (2023) “Metode User Centered Design dalam Pemodelan Aplikasi Pendamping Ibu Berdasarkan Buku KIA untuk Monitoring Ibu Hamil,” Jurnal Kesehatan Komunitas, 9(2), pp. 353–362. Available at: https://doi.org/10.25311/keskom.vol9.iss2.1413.
Purwaningsih, N.V. et al. (2023) “Edukasi dan Pemeriksaan pada Ibu Hamil tentang Bahaya Infeksi Saluran Kemih pada Kehamilan,” Empowerment: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), pp. 72–78. Available at: https://doi.org/10.55983/empjcs.v2i2.380.
Putu Arishanti, L.W. and Nyoman Arsana, dan I. (2022) “Pemeriksaan Hematologi Rutin Sebagai Deteksi Dini Kesehatan Ibu Hamil,” ejournal Universitas Hindu Indonesia, 13(1). Available at: https://ejournal.unhi.ac.id (Accessed: December 14, 2025).
Suryani, E. and Widhiyastuti, E. (2022) “Hubungan Antar Usia Kehamilan Dengan Jumlah Leukosit Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Slahung Ponorogo,” Jurnal Analis Laboratorium Medik, 7(1), pp. 1–9. Available at: https://doi.org/10.51544/jalm.v7i1.2229.
Suryatama, D.F., Sebayang, R. and H. Hutabarat, S.M. (2023) “jurnal 3,” Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi (JIG), 1(1), pp. 121–128.




